Translate

Minggu, 06 Agustus 2023

Terjebak

Aku mencarimu disegala kolong langit dan dataran hijau yg terhampar luas penuh dgn walang sangit dan belalang. Kutemukan diriku ternyata di tengah ladang jagung yg siap panen. Ku tersesat kemana aku hrs berjalan menerobos, ke kanan ,ke kiri terus jalan sama saja yg kutemui, tanaman jagung yg seolah sedang tertawa mengejekku. 
Dimana pondokku berada, mereka para jagung,burung dan belalang takkan memberiku petunjuk krn ketololannya tak bisa berbahasa yg dimengerti manusia. 
Kutengadah keatas dengan menyingkap tanaman jagung dengan kedua lenganku.  Matahari tepat diatasku dikawal awan yg susul menyusul dan berkata : 'Sebentar lagi kamu mati ' 
Aku kembali menoleh katas dan sesekali melompat untuk melebihi tinggi pohon jagung dan melihat keujung tepian yg mungkin akan tampak pondokku walau seujung bintik hitam.
Aku mengulanginya lagi dengan kembali melompat lompat, dan kemudian tubuhku lemas, kepalaku sakit, tubuhku diguyur keringat, dan kedua lututku terasa sakit, penglihatanku mulai tampak berkunang, haus terasa lagi dan aku terjatuh kepanasan di tengah ladang jagung.
Pandanganku mulai gelap dan semakin gelap gulita.. kemudian aku terbaring tergeletak kelelahan di ladang jagung, cukup lama aku tertidur
Ternyata benar kata awan :' kamu akan mati '
Tak terasa berapa lama dan berapa kematian yg telah kulalui dengan senyum menakjubkan dan canda. 
Aku berusaha untuk bangun tapi tak sanggup yg bahkan untuk menggerakan ujung jari jemariku susah tak berdaya. Dan mataku mulai terpejam, ngantuk, lemas dan haus..semua pandangan terasa gelap.
lama aku tertidur dan tak kutemui apa yg aku pilih..bibirku bergerak mengigau : ' minum..minum..aiiiir..

Perlahan kubuka kelopak mataku, ku lirik kekiri ke kanan dan keatas, samar samar warna putih diatas dan putih dikanan dikiri.

Ternyata tembok dan aku berada diatas sofa empuk dengan bantal yg nikmat tiada tara.
Ternyata aku terbangun dari mimpi..

Bersambung..

Dimas HD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar